Widget HTML Atas

Metode Pembelajaran Total Physical Response (TPR) dalam Bahasa Inggris

Pict by: Pixabay

Metode Total Physical Response (TPR) adalah metode pembelajaran yang fokus pada bahasa yang di kembangkan oleh seorang profesor psicologi di Universitas San Jose California yaitu James Asher. Metode ini merupakan salah satu metode yang digemari oleh guru bahasa asing (foreign language)

Taukah kalian bahwa metode ini adalah metode yang sangat relevan yang bisa diterpakan untuk anak-anak kecil (young learners). Maka dari itu metode ini sangatlah popular. Disamping itu, metode ini tidak hanya digunakan untuk anak kecil saja namun dapat juga diterpakan untuk remaja (adolescent) bahkan dewasa (adult) meski mereka mempunyai tingkat level yang berbeda sesuai dengan kemampuan mereka.

Secara garis besarnya, Metode Total Physical Response (TPR) adalah metode pengajaran bahasa yang dikembangkan melalui koordinasi ucapan dan tindakan. Metode ini diterapkan ketika berada dikelas yaitu guru memberi perintah kepada peserta didik yang mana peserta didik dapat merespon perintah guru dengan menggunakan tindakan tubuh (whole-body actions). Richard & Rogers juga menjelaskan bahwa Total Physical Response sebagai metode pembelajaran bahasa yang dibangun dengan koordinasi ucapan (speech) dan tindakan (action) yang mana cara pembelajarannya melalui aktifitas fisik.

Prinsip-Prinsip Metode Total Physical Response

Sebagai seorang fasilitator, guru harus mampu memahami prinsip-prinsip dari Total Physical Response dengan benar sehingga peserta didik mampu memahami maksud dari pembelajaran tersebut dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Menurut Asher, pengembangan metode Totak Physical Response terdapat tiga prinsip yaitu:

1. Upaya pemahaman bahasa lisan (spoken) melalui ungkapan-ungkapan yang dibuat oleh guru baik dalam bentuk imperative atau perintah.

2. Peserta didik dapat mengindentifikasi dirinya yaitu menyatakan bahwa peserta didik tersebut siap untuk berbicara. Hal ini berupaya agar peserta didik memahami apa yang diucapkan oleh guru.

3. Peserta didik menunda untuk berbicara sampai pemahaman mereka benar-benar bagus. Jika dirasa sudah faham mereka dapat merespond guru dengan mantap.

Contoh bagaimana cara mengimplementasikan metode Total Physical Response adalah sebagai berikut:
  • Jika guru berujar (speech) "run please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah berlari.
  • Jika guru berujar (speech) "stop please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah berhenti.
  • Jika guru berujar (speech) "jump please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah melompat.
  • Jika guru berujar (speech) "turn around please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah berputar.
  • Jika guru berujar (speech) "sit down please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah duduk.
  • Jika guru berujar (speech) "touch your nose please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah menyentuh hidung.
  • Jika guru berujar (speech) "go to the table please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah pergi mendekati meja.
  • Jika guru berujar (speech) "touch your friend's hand please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah menyentug tangan temannya.
  • Jika guru berujar (speech) "touch you shirt please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah menyentuh baju.
  • Jika guru berujar (speech) "go to the window please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah pergi mendekati meja.
  • Jika guru berujar (speech) "touch your skin please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah menyentuh kulit.
  • Jika guru berujar (speech) "come here please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah menghampiru guru.
  • Jika guru berujar (speech) "read this text please!" maka tindakan (action) peserta didik adalah membaca text.
Dengan adanya metode pembelajaran TPR (Total Physical Response) adalah:

1. Guru dan peserta didik berperan aktif dalam masa pembelajaran.

2. Peserta didik dapat berkomunikasi dengan baik meski tidak semua peserta didik memahami bahasa yang di maksud.

3. Peserta didik mampu berdikir dengan cepat dengan tindakan yang cepat pula hal itu dapat membuat peserta didik memahami dengan baik dan memperhatikan guru.

4. Guru dapat mengembangkan metode ini tidak hanya didalam kelas akan tetapi diluar kelas pun bisa diterpakan.

5. Sama-sama berperan dalam masa pembelajaran dengan metode ini sangat efektif dan sangat popular digunakan untuk membuat peserta didik fokus saat belajar.

Itulah penjelasan tentang metode Total Physical Response. Semoga kalian bisa memahaminya dengan baik. Tinggalkan pesan atau saran dikolom komentar. Terima kasih dan sampai jumpa lagi.

Karisma L
Karisma L I am a publisher | Travel also my favorite | IG: kl__28 | Thanks ♡

No comments for "Metode Pembelajaran Total Physical Response (TPR) dalam Bahasa Inggris"

Berlangganan via Email